Air Terjun Tukad Cepung

Air Terjun Tukad Cepung, Pesona Alami di Bangli

Air Terjun Tukad Cepung – Bicara soal liburan di Bali tak seharusnya membahas deretan pantai-pantai berpasir putih yang menawan. Pulau yang menjadi magnet pelancong lokal ataupun mancanegara ini juga mempunya tipe liburan alam lain, seumpama air terjun.

Salah satu air terjun yang semacam itu memikat yakni Air Terjun Tukad Cepung. Lokasinya berada di Dusun Penida Kelod, Tembuku, Bangli. Nah, berikut ini yakni gemericik review air terjun hal yang demikian, baca hingga selesai alltempatwisata.com!

Air Terjun Tukad Cepung, Pesona Alami Yang Menarik

Air Terjun Tukad Cepung setinggi 15 meter ini mempunyai ciri khas yang membuatnya menarik untuk dikunjungi. Objek liburan alam ini dikelilingi oleh tebing dan hutan dengan pohon-pohon lebat. Kita dapat bayangkan, alangkah teduhnya udara disini!

Untuk merasakan pemandangan alamnya, kita seharusnya berjalanan di jalan berundak dan menyelinap diantara tebing-tebing yang ditumbuhi lumut. Air yang turun dari tebingnya benar-benar bening dan bersih dengan gradasi warna hijau lumut dikala terkena sinar sang surya.

Berwisata ke air terjun pasti membikin kita beratensi untuk merasakan airnya bukan? Kita dapat mencoba berbasah-basahan disini. Dengan keadaan air segar dan deras yang mengguyur tubuh, dijamin menjadi terapi natural bagi pikiran kita.

Lokasi masih cukup perawan dan belum terjamah oleh keramaian, jadi suasana disini sangatlah asri untuk merasakan alam. Rentangan alamnya yang benar-benar menawan patut tidak luput dari bidikan kamera. Banyak titik foto yang dapat jadi alternatif dan tidak keok menawan dibanding lokasi liburan lainnya.

Bagi masyarakat sekitar yang beragama Hindu, disekitar air terjun ini terdapat daerah yang dapat dikunjungi, ialah daerah melukat bernama Petirtan Nawa Tirta. Melukat yakni upacara pembersihan pikiran dan jiwa secara spiritual dalam diri manusia.

Lokasi Air Terjun

Untuk masuk ke lokasi Air Terjun Tukad Capung kita tidak dipungut tarif sepeserpun alias tidak dipungut bayaran. Kita cuma akan bersua dengan penjaga liburan mengenakan baju adat Bali yang mendapatkan sumbangan setulusnya.

Uang yang terkumpul hal yang demikian dipakai untuk memaksimalkan fasilitas serta mengelola objek liburan oleh masyarakat sekitar. Meskipun jam bukanya yakni mulau pukul 06.00 sampai 18.00 WITA.

Bagi yang berharap mencari oleh-oleh, disekitar lokasi air terjun juga terdapat sebagian kios oleh-oleh. Kemudian bagi yang lapar dan berharap berkuliner, sebagian daerah makan juga sudah tersedia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *