Gunung Rinjani

Gunung Rinjani, Keindahan Surga Tersembunyi di Lombok

Gunung Rinjani, Keindahan Surga Tersembunyi di Lombok – Anda pencinta alam dan pencinta gunung? Belum lengkap rasa-rasanya bila Anda belum rasakan kesan mendaki di gunung yang populer benar-benar elok akan pesona alamnya ini. Dengan ketinggian 3.726 mdpl dan berada di utara Pulau Lombok, Gunung Rinjani sebagai gunung berapi ke-2 paling tinggi di Indonesia. Masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan dikitari oleh hutan dan semak ilalang selebar 76.000 hektar sebagai panorama yang asri untuk Gunung Rinjani.

Akses ke arah Pulau Lombok selainnya bisa dilakukan lewat lajur darat memakai bis langsung Jakarta – Mataram dengan seberang memakai kapal ferry 2x (Selat Bali dan Selat Lombok), dapat dilakukan dengan memakai pesawat terbang.

Medan pendakian Gunung Rinjani, dapat disebutkan tidak begitu susah, jika sudah mendapati lajur yang akurat. Ada banyak lajur pendakian yang umum diputuskan, yakni Sembalun, Senaru, Timba Nuh, dan Torean. Umumnya, lajur yang favorite untuk pendaki ialah Lajur Pendakian Sembalun, karena lajur itu lumayan gampang dibanding lajur pendakian yang lain.

Dalam Lajur Pendakian Sembalun, Anda akan melalui padang savana yang datar. Tetapi penting untuk dipahami, jika cream perlindungan matahari benar-benar disarankan ingat udara dapat sangat terasa panas pada siang hari. Tapi, pada sore hari, udara disekitaran padang savana itu dapat disebutkan tidak begitu panas, dan Anda bisa juga nikmati kicauan burung-burung yang merdu.

Ada 4 pos yang perlu dilewati dalam pendakian Gunung Rinjani ini, yakni pos 1, pos 2, pos 3, dan yang paling akhir ialah pos Plawangan Sembalun. Dalam pendakian ini, benar-benar dianjurkan untuk bawa air minum seperlunya, karena tidak seluruhnya pos yang Anda lalui ada mata air.

Keindahan Gunung Rinjani memang tidak bisa diutarakan dengan kalimat. Baik pada pagi hari, siang hari, sore hari, dan malam hari, pesona Gunung Rinjani selalu kelihatan dengan megahnya. Khususnya pada malam hari, di mana Anda akan menyaksikan keindahan langit yang bertabur bintang. Apa lagi bila Anda melihatnya sekalian berbaring di luar tenda Anda, hmmm…bagaikan cantik berselimutkan bintang-bintang yang berkilauan..benar-benar satu pengalaman yang tidak akan terlewatkan tentunya.

Salah satunya lokasi yang tidak dilewati beberapa pendaki dalam pendakian Gunung Rinjani ialah Danau Segara Anak. Ya, danau elok ini dapat diketemukan sesudah tempuh pendakian lewat dua lajur, yakni Lajur Pendakian Sembalun dan Lajur Pendakian Senaru. Untuk capai Danau Segara Anak dari Lajur Pendakian Sembalun, memakan waktu sekitaran minimum 8 jam, dan lewat Lajur Pendakian Senaru, memakan waktu sekitaran minimum 7 jam.

Disekitaran Danau Segara Anak, umumnya orang lakukan beberapa aktivitas seperti kemping, merendam di air belerang yang hangat, dan memancing ikan. Untuk capai danau ini, memang waktunya lama, tetapi Anda tidak menyesal apabila sudah menyaksikan keelokannya.

Salah satunya lokasi yang tidak dilewati beberapa pendaki dalam pendakian Gunung Rinjani ialah Danau Segara Anak. Ya, danau elok ini dapat diketemukan sesudah tempuh pendakian lewat dua lajur, yakni Lajur Pendakian Sembalun dan Lajur Pendakian Senaru. Untuk capai Danau Segara Anak dari Lajur Pendakian Sembalun, memakan waktu sekitaran minimum 8 jam, dan lewat Lajur Pendakian Senaru, memakan waktu sekitaran minimum 7 jam.

Disekitaran Danau Segara Anak, umumnya orang lakukan beberapa aktivitas seperti kemping, merendam di air belerang yang hangat, dan memancing ikan. Untuk capai danau ini, memang waktunya lama, tetapi Anda tidak menyesal apabila sudah menyaksikan keelokannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *